Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nasional

Memikul Beban Di Asian Games 2018 Atlet Mancanegara Liburan Ke Kotu

Liputan Digital . Semarak Asian Games 2018 menjadi ajang pembuktian untuk semua cabang olahraga. Dimana para atlet mengemban posisi yang terbilang cukup berat yaitu meraih medali emas. Apapun hasil yang telah diraih perlu adanya waktu untuk santai, dan untuk menghabiskan waktu luang sebelum pulang para Atlet mancanegara Asian Games 2018 mengisi harinya dengan menikmati bersepeda keliling Taman Fatahillah. Memasuki minggu kedua pelaksanaan Asian Games pada Selasa, beberapa atlet dan ofisial mancanegara menyempatkan diri untuk mengunjungi kawasan Kota Tua. Beberapa dari mereka tampak antusias mengendarai sepeda ontel yang khusus digratiskan untuk para atlet. Mengendarai sepeda ontel dan mengenakan topi senada warna merah muda, mereka berpose lucu, berfoto bersama pengunjung lainnya dan segera mengitari Taman Fatahillah. Seperti halnya yang dilakukan Garfan Ahmed Abdullah Salem, atlet karate asal Yaman yang tampak riang saat membonceng atlet karate asal Palestina, Hamzah...

Anak Buruh Tani Sumbang Emas Pada Asian Games 2018

Lensa Indo . Satu lagi, anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi kebanggan Indonesia. Dia adalah Rio Rizky Darmawan, atlet dayung yang menyumbangkan medali emas pada Asian Games 2018. Lahir dari keluarga petani, Rio hidup sederhana di daerah pegunungan. Namun, kondisi itu tak menjadi penghalang bagi Rio untuk meraih prestasi. Pendamping PKH Kecamatan Kulawi Selatan Sigi, Sulawesi Tengah, Aziz Wilkerson mengungkapkan, pemuda kelahiran desa Tompi Bugis pada 27 November 1998 itu dikenal ramah. “Dia anak sulung dari pasangan Rasna (39) dan Nasir A (40) dan masih memiliki tiga orang adik, Roi Fitrawan masih bersekolah di SMP 13 Palu, Khazana bersekolah di SDI Tompi Bugis, dan Akifa Naila yang masih TK,” papar Aziz Wikerson. Menurut Aziz, Rio tidak pernah bercita-cita untuk menjadi seorang atlet dayung yang membawa nama Indonesia di ajang olahraga terbesar se-Asia. Pada 2014, sejak masuk di PPLP Sulteng berdasarkan rekomendasi Mu...

Papua berbenah agar PON 2020 tidak dipindah

Lensa Fakta . Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia, Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Suwarno, menyatakan lokasi Pekan Olahraga Nasional 2020 bisa dipindah jika Papua tidak mampu menyiapkan stadion yang layak dan fasilitas pendukung lain. “Kalau seandainya Papua ternyata pada 2018 tidak ada perubahan, ada kemungkinan dipindahkan. Masih banyak tempat yang bisa,” kata Suwarno, usai acara pembukaan Musyawarah Provinsi KONI NTB 2017, di Mataram, Jumat malam. Mengutip dari Antara, menurut dia, penyiapan stadion masih lamban. Padahal, peletakan batu pertama pembangunan stadion untuk acara pembukaan PON 2020 di Papua, sudah dilakukan pada 2015. “Kami terus evaluasi sampai akhir tahun ini. Kami lihat peluang pembangunannya seperti apa pada 2018 nanti,” ujarnya. Dari hasil evaluasi sementara, kata dia, ada 10 gedung olahraga yang ada di Timika, untuk pelaksanaan pertandingan beberapa cabang olahraga, di antaranya golf, atletik, bulu tangkis dan rugby. Seme...